Friday, April 11, 2014

Local Leadership Day (LLD) II 4-7 Maret 2014 di Salatiga

Tidak kurang sekitar 35 (Tiga Puluh lima) perwakilan Akademi berbagi dari Seluruh Indonesia hadir dalam gelaran Local Leadership Day (LLD) II tahun 2014 ini.    Beberapa kegiatan yang berhasil diselenggarakan dalam hari kedua LLD II ini antara lain adalah Sesi yang dibawakan oleh 3 Pijar.  Siapakah itu 3 Pijar?  Biar lebih akrab nama bekennya adalah mba Yanti , Bang Zul dan Bang Jansen.  Mau kenal langsung dengan mereka via Twitter? Why not.   Silahkan kontak mereka di @Yantinisro @6ang_joel dan @logamberat   Nah mudah kan?    Terima Kasih buat mba Ai, Founder Akademi Berbagi @akademiberbagi yang sudah memberikan koreksinya.  Siapa saja yang menjadi pemateri lainnya?

Mereka adalah mas Roby Muhammad.  Pemilik akun @robymuhamad ini dikenal sangat luas pengetahuan dan wawasannya  Selain itu juga ada nama Mas Donny BU dengan akun twitternya dengan nama yang sama @donnybu.  Sahabat blogger semuanya bisa mengakses tulisan dan karya mas Donnybu ini dihalaman situs resminta di sini.  "Kami adalah para pengejar mimpi" kata mas Roby Muhammad dalam sebuah sesi yang dibawakannya kepada para Akberian (sebutan bagi pada Relawan Akademi Berbagi)

Materi yang dibawakan mas Donnybu adalah "Internet Safety, Internet Rights, Internet Governance".  Seperti apakah itu yang namanya Internet Sehat?  Ada banyak jawaban yang diajukan para Akberian dalam pertemuan itu. "Internet sehat itu adalah internet yang tidak sakit"  kata salah seorang perwakilan Akberian, sontak jawaban tersebut mengundang gelak tawa. Bukan mentertawakan jawabannya tetapi lebih kepada penyampaiannya yang jenaka. "Bagaimana memberikan edukasi kepada masyarakat akan interet safety ini adalah dengan inform, engage dan support" kata mas Donny BU.


Jembatannya Roboh
Untuk membuat suasana cair karena materi yang dibawakan oleh amazing 3 Pijar ini maka dibuatlah beberapa program kegiatan yang memancing daya nalar, kreatifitas dan juga kejelian dari para Akberian yang berjumlah sekitar 200 orang dari 35 kota perwakilan Akademi Berbagi dari seluruh Indonesia.  Sesi Perkenalan misalnya, semua perwakilan dari Akber seluruh Indonesia maju satu satu untuk memperkenalkan dirinya termasuk perwakilan Akademi Berbagi Pontianak, saya sendiri.  Saya hadir di even ini untuk menjalankan amanah dari Kepala Sekolah Akademi Berbagi Pontianak yakni  Bang Iwan Setiawan


Selain perkenalan diri dan memperkenalkan akber di kota masing masing, para peserta LLD II juga diminta saling berhadapan untuk memperkenalkan diri satu sama lainnya, dan berpencar mencari yang lain untuk berkenalan dengan singkat.  Suara riuh akhirnya membahana di mana mana.   Semua peserta dibagi bagi dalam kelompok kecil terdiri atas 6 Akber dari kota yang diusahakan berbeda beda.  Kelompok kami bernama "Air Putih" keren dan sederhana kan?   Kenapa AIR PUTIH? " Karena Air Putih itu jernih, dan menyehatkan dan dibutuhkan oleh banyak orang itulah air putih" kata Akberian bernama Inri, Akberian Cewek perwakilan Akber Solo

Kegiatan lainnya adalah membuat Story Board yang merupakan refleksi cita cita para Akberian di masa depan.  Dengan menggunakan kliping koran yang sudah disediakan juga pensil  , spidol, dan lem.  Setelah story board vision masing masing dibuat, maka setiap anggota kelompok memperkenalkan story board cita citanya dalam kelompoknya sendiri.  Juga ada sharing story board anggota kelompok kepada yang lainnya.  Dengan berdiri di atas meja dengan lantang memperkenalkan visi dan misinya.

Kemuduan ada Game membuat jembatan yang terbuat dari bahan kertas.  Ini termasuk unik juga karena ketahanan kertas yang dibuat masing masing kelompok akan menjalani "ujian" kekuatannya dengan Bola dan ditimpa beban beberapa buku yang tebal dan berat.  Kelompok "Air Putih" kami belum beruntung, ROBOH kabeh saat di tes pertama. Hiehiheiehiehiee. Tidak apa yang penting Happy sesuai dengan slogan Akademi Berbagi - "Berbagi bkin Happy".  


Mysterious Gift
Acara hari ke 2 ini akhirnya mencapai puncaknya setelah acara dinner atau makan malam. Yakni Api Unggun.   Dalam acara Api Unggun ini unik juga.  Selain ada acara nanyi, gitaran, dan joget joget juga ada acara Hadiah misterius atau Mysterious Gift.   Setiap peserta akan diberikan satu kertas kecil  yang berisi nama seorang perwakilan Akademi Berbagi (Akberian).  Nah siapapun yang tertera di dalam kertas kecil masing masing itu harus dirahasiakan.   Nah nama dalam kertas kecil itulah akan mendapatkan hadiah atau bingkisan berupa apa saja dari  yang bersangkutan.  Hadiah itulah yang akan diberikan di dalam acara Api Unggun nanti malamnya.

Sayangnya acara pemberian Hadiah misterius atau Mysterious Gift. ini waktu sudah tidak mendukung,  Uniknya Api Unggunnya saja sudah padam.  Bahan baku kayu yang dijadikan Api Unggunnya sudah habis dan panitia sudah tidak ada stok kayu lagi yang buat bakaran api unggunnya.  Masa iya sih harus nebang pohon dulu buat dijadikan bahan baku Api Unggun? Hiehiehe tidak la yauu.    Jadi acaranya tidak ada Api Unggun walaupun judul acaranya Api Unggun.   Sayang sekali saya belum sempat memberikan bingkisan untuk partner Mysterious Gift saya itu.  BERSAMBUNG.   (Asep Haryono)


Suasana Dalam Kelas - Foto Asep Haryono
KELAS : Begitu sesi pencerahan dari Amazing 3 Pijar selesai, acara dilanjutkan dengan aktifitas relawan dengan games dan aneka action plan.   Foto Asep Haryono

Saling memperkenalkan diri
HADAPAN : Acara perkenalan juga dilanjutkan antar individu dan antar kelompok. Satu selesai silahkan cari yang lain untuk saling berkenalan.  Mirip semut gitu deh sekali ketemu "salaman".   Foto Asep Haryono

Perkenalan dalam kelompok
KELOMPOK  : Akberian Solo, IRNI, saat memperkenakan dirinya dalam kelompok "Air Putih" , kelompok kami di ajang sesi perkenalan diri di kelas.   Foto Asep Haryono

membuat story board
 STORY BOARD : Tugas berikutnya adalah membuat story board.  Visi atau cita cita yang diwujudkan dalam sketsa kliping.  Masing masing harus dapat menjelaskan hasil karyanya kepada kelompok.  Foto Asep Haryono
Membacakan hasil karyanya
  NAIK MEJA :  Ada sesi sharing bersama.  DIpilih secara acak.  Kepada yang kena tunjuk silahkan naik ke atas meja dan perkenalkan visi dan cita cita dalam StoryBoard yang dibuatnya itu   Foto Asep Haryono
membuat jembatan
  JEMBATAN :  Nah dalam sesi ini kelompok "Air Putih" kami kalah telak. Hiehiehe. Jembatan kertasnya tidak lolos uji melewati Bola dan menahan beban Buku.  Tak apa yang penting Happy   Foto Asep Haryono
Kelompok Air Putih
  AIR PUTIH : Inilah formasi lengkap kelompok AIR PUTIH.  Kelompok yang tak termenangkan dalam sesi pembuatan jembatan kertas ini. Hihihihiihie.  Kelompok kami gabungan dari berbagai kota.  Foto Istimewa
Api Unggun
 API UNGGUN :  Sesi terakhir menjelang hari terakhir Ahad 9 Maret 2014 adalah APi Unggun    Ada joget, lagu melow melow dan rock membahana di sini  Ada sajan snack juga loh  Ahayyyyyyy  Foto Asep Haryono
Tea Time
LOBI :  Acara istirahat baik itu coffee break atau lunch dimanfaatkan untuk saling lobi antar akberian tiap kota di Indonesia.  Saatnya melobi dan memperluas network ya disini ajangnya,  Foto Asep Haryono


Penutup

Setelah semuanya beres dan menjelang makan Siang,  dari panitia penyelenggara  LLD II Salatiga ini kemudian membagikan cinderamata dan souvenir dari beberapa SPONSOR yang sudah menjadi team work Akademi Berbagi dalam LLD II ini diantaranya adalah KOMPAS, Manulife Financial dan Telkomsel.  Dari KOMPAS juga saya mendapat souvenir berupa T-Shirt yang dibagikan oleh para Panitia LLD II ini.  Semua perkalian eh salah perwakilan dari lebih dari 30 (tiga puluh) kota ini mendapatkan 1 (satu) buah kaos.   Selain itu ada juga aneka Game dan Door Prize yang dipandu oleh mas Indra Y Yosodihardjo @indrayust yang bertindak sebagai Master Ceremony (MC).

Selama 3 (tiga) hari kami semua para Akberians dari seluruh Indonesia tumplek di Gelaran Local Leaders Day 2014  yang diperkirakan lebih dari 200 (Dua Ratus) orang ini.  Ada banyak "oleh oleh" yang sudah dirasakan oleh semua Akberians.   Saya pribadi melihat secara keseluruhan penyelenggaraan di Gelaran Local Leaders Day 2014   berhasil sukses.  Tampak sistim manajemen waktu mulai dari penjemputan, isi materi yang full oleh pengajar yang professional hingga proses pemulangan peserta semuanya lancar.  Saya salut atas semua pihak yang sudah bekerja keras siang malam dan sudah bersusah payah demi kesuksesan
di Gelaran Local Leaders Day 2014 Salatiga ini.   Well done 

Kemampuan mengolah dan memanage diri sendiri menjadi seorang volunteer yang mumpuni, punya ketangguhan dalam memimpin dan mengembangkan diri dan memecahkan masalah menjadi salah satu "oleh oleh" dari gelaran LLD II tahun 2014 ini.  "Oleh Oleh" yang bisa dibawa pulang di kota masing masing akberians. Mari kita bangun Indonesia yang lebih baik.  Seperrti dalam kutipan di awal tulisan  "LLD bukan untuk Akademi Berbagi. Tapi untuk relawannya. Saatnya semua relawan memperkuat diri sendiri. Untuk bermanfaaat bagi kotanya" -  pesan Mba Ai , founder Akademi Berbagi.   Sampai jumpa lagi dalam  Local Leaders Day 2016 mendatang (Asep Haryono)

Tuesday, March 4, 2014

Peran Media Dalam Publikasi Kegiatan Akber Pontianak


Sudah bukan rahasia lagi bahwa pernan Sosial Media sangat penting dalam membantu menyebar luaskan informasi atau kegiatan yang diadakan oleh Akademi Berbagi Pontianak ini,   Selama ini memang masigh berkutat di ajang jejaring sosial media Twitter resmi Akademi Berbagi (Akber) Pontianak yang berlamat di @AkberPTK tersebut.   Saat tulisan ini diturunikan jumlah follower Akademi Berbagi (Akber) Pontianak masih di angka 200 an .  Masih banyak yang harus dilakukan lagi agar semakin banyak warga setempat warga lokal Pontianak pada khususnya untuk menjadi sahabat Relawan Akademi Berbagi Pontianak atau Akber Pontianak ini. 

Saya jadi teringat materi Workshop Twitter yang baru baru ini diselaenggarakan oleh American Corner (AMCOR) yang berlokasi di dalam kampus Universitas Tanjungpura Pontianak pada bulan Juli 2012 yang lalu.  Nah  Materi yang disampaikan  Prof.Mindy McAdams  mulai dari pengertian dasar mengenai "Global Journalism" hingga kepada pemanfaatan Sosial Media Twitter atau jejaring sosial sebagai salah satu cara untuk mempublikasikan berita dan informasi kepada dunia juga di sampaikan. Tidak ada materi yang dibagikan atau bahan workshop yang disampaikan Prof.Mindy McAdams tersebut karena semuanya bisa di download di alamat website yang beliau sampaikan kepada para peserta.
Dari segi judul dan materi workshop bagi mereka yang sudah paham dunia Jurnalistik atau setidaknya sudah sering mendengar atau membaca informasi tentang jurnalistik tentu tidak akan asing dengan judul materi yang dibawakan Prof.Mindy McAdams tersebut. Namun kita harus menghargai para peserta yang masih awam atau baru akan mengenai dunia jurnalistik atau ingin mengetahui apa sih Jurnalistik dari kaca mata seorang pakar seperti Prof.Mindy McAdams tersebut, nah ini yang menarik menurut saya. Nah dari sinilah peran Sosial Media seperti Facebook dan Twitter merupakan kombinasi yang dahsyatn menurut saya dalam mempromosikan kegiatan kelas Akademi Berbagi Pontianak.

Jangan lupa juga bahwa peran Media Cetak seperti misalnya Surat Kabar dan Majalah juga memegang peranan yang tidak bisa diremehkan begitu saja.  Dengan semakin massive nya informasi global yang disebarkan dalam jejaring sosial media berbasis internet, dukungan penyebaran informasi melalui Media Cetak atau Surat Kabar juga dirasakan perlu. Salah satu alasannya adalah koran lokal di daerah seperti di Kota Pontianak, koran lah yang nyaris masuk ke dalam pelosok pelosok dusun atau kampung.  Tidak semua orang bisa akses Internet atau Twitter, namun penetrasi Koran bisa menjangkau mereka.

Akademi Berbagi (Akber) Pontianak sudah  lama menjalin kerja sama dengan salah satu Media Cetak terbesar di Kalimantan Barat yakni Harian Pontianak Post.  Walaupun Harian ini memang merupakan salag satu Group atau anak perusahaan yang tergabung dalam jaringan Jawa Pos News Network (JPNN) yang nota benenya adalah milik salah satu Calon Presiden,  Akademi Berbagi (Akber) Pontianak adalah INDEPENDENT dan NETRAL.   Kerja sama di sini hanya membantu PUBLIKASI kegiatan Akber Pontianak saja dan penyediaan tempat (Venue) untuk penyelangaraan kelas Akber Pontianak. Tidak ada lebih dari  itu.   Akademi Berbagi (Akber) Pontianak kini memiliki "network" untuk menyebar luaskan informasi kegiatan Kelas Akber salah satunya adalah melalui peranan Media Cetak tersebut.   (Asep Haryono)

Monday, March 3, 2014

Dokumentasi Foto


Terimakasih pengajar,para peserta kelas,dan volunteer yg telah dtg dikelas ke 7 kita.semoga semua jadi bermanfaat:)
Terimakasih pengajar,para peserta kelas,dan volunteer yg telah dtg dikelas ke 4 - Teater.
Dua pemateri kita lagi beraksi, bg dan kak

SANTAI : Kelas Akademi Berbagi selalu "sersan" alias Serius tapi santai .  Temanya Kiat menulis enak bersama Pak Salman.   Foto Asep Haryono
Nah ini pembukaan
Vola guru tim dkk tim dkk & peserta kelas 4 Akber Pontianak
Okeee bang siap memulai materi ttg Social Media..

ATASE PERS :  Bapak Phillip W Roskamp (ditengah) Atase Pers Kedutaan Besar Amerika Sertikat, didampingi stafnya. Dan mas Shafiq Pontoh berbaju merah di sebelah kanan.  Foto Asep Haryono

Volunteer




Tercatat sudah sampai pada kelas 7 sudah digelar oleh Akademi Berbagi (Akber) Pontianak ini yang terakhir adalah bersama pembicara (keynote speaker) raja Bisnis Nasi Uduk di Pontianak dengan tema "Find Your Passion" nya yang sudah digelar dengan sukses.    "Rencana ke depannya Akademi Berbagi Pontianak akan menggelar kelas secara kontinyu dan konsistes setiap 2 (dua) bulan sekali, dan rata rata kunjungan atau peserta yang hadir dalam kelas kelas sebelumnya antara 20 sampai dengan 30 orang" kata Bang Iwan Setiawan , Kepala Sekolah Akademi Berbagi ,dalam suatu kesempatan.

Berikut ini adalah para relawan Akademi Berbagi (Akber) Pontianak


Djunita P. Indah
@Djoenita
Dwi Wahyudi
@bloggerborneo
Iwan Setiawan
Kepala Sekolah Akademi Berbagi Pontianak

@XetiIwan


Arya Pratama Surya Anggara
@AriaPSAnggara
Asep Haryono
@AriaPSAnggara

Tentang Akademi Berbagi Pontianak

Iwan Setiawan. Kepala Sekolah Akademi Berbagi (Akber) Pontianak

"Salah satu kegiatan kami antara lain adalah memasyarakat masyarakat untuk aktif dalam bidangnya masing masing dan berbagai informasi dan pengetahuan bersama sama, dan itulah yang mendasari komunitas Akber atau Akademi Berbagi  Pontianak ini buat kawan kawan semua ketahui"  kata Bang Iwan yang bisa di follow twitterya di @XetiIwan ini.  Beliau mengatakan hal tersebut saat Akber Pontianak mendapat kunjungan Atase Pers Kedutaan Besar Amerika Serikar , Mr Phillip W Roskamp , beserta stafnya pada hari Sabtu, 22 Februari 2013 yang lalu

Awal berdirinya Akademi Berbagi (Akber) Pontianak diawali dengan pertemuan antara Bang Iwan Setiawan , mas Shafiq Pontoh. dan mba Ai di sebuah tempat di Jakarta tahun 2013 yang lalu,. Dari sinilah ide nya kemudian berkembang sehingga proses kelahiran Akber Pontianak menjadi seperti sekarang ini.  Tepatnya di bulain Mei 2013 yang lalu Akademi Berbagi (Akber) Pontianak ini secara resmi berdiri.  Sejatinya belum pernah ada upacara atau pesta resmi atau semacam celebration peresmian Akademi Berbagi (Akber) Pontianak.  Mengalir begitu saja dengan langsung in action menggelar kelas kelasnya.

Tercatat sudah sampai pada kelas 7 sudah digelar oleh Akademi Berbagi (Akber) Pontianak ini yang terakhir adalah bersama pembicara (keynote speaker) raja Bisnis Nasi Uduk di Pontianak dengan tema "Find Your Passion" nya yang sudah digelar dengan sukses.    "Rencana ke depannya Akademi Berbagi Pontianak akan menggelar kelas secara kontinyu dan konsistes setiap 2 (dua) bulan sekali, dan rata rata kunjungan atau peserta yang hadir dalam kelas kelas sebelumnya antara 20 sampai dengan 30 orang" kata Bang Iwan Setiawan dalam suatu kesempatan.   (Asep Haryono)